Fish

Senin, 10 Desember 2012

Sistem Ekskresi (Kulit)


Sistem Ekskresi (Kulit/Integumen)
 
Kulit tersusun dari luar ke dalam oleh lapisan-lapisan epidermis dan dermis. Hypodermis/ jaringan subkutan yang berada di bawah dermis dianggap bukan merupakan bagian integumen. Kulit beserta alat-alat tambahan seperti rambut, kelenjar keringat (sweat glands), dan kelenjar minyak (sebaceous glands) membentuk integumen.
Ciri-ciri kulit :
1. Pembungkus yang elastis yang melindungi kulit dari pengaruh lingkungan.
2. Alat tubuh yang terberat : 15 % dari berat badan.
3. Luas : 1,50 – 1,75 m.
4. Tebal rata – rata : 1,22mm.
5. Daerah yang paling tebal : 66 mm pada telapak tangan dan telapak kaki dan paling tipis : 0,5 mm pada daerah penis.
Anatomi Fisiologis Kulit :

1. EPIDERMIS
Epidermis merupakan epitel berlapis pipih dengan bagian luar mengalami keratinisasi. Tidak ditemukan adanya pembuluh darah di dalamnya. Epidermis membentuk tonjolan-tonjolan ke arah dermis dan disebut sebagai epidermal ridges.
Epidermis tersusun atas 4 lapisan :
a. Lapisan basal / stratum germinativum
*      Terdiri dari selapis sel-sel kuboid yang tegak lurus terhadap dermis atau batang basofilik.
*      Tersusun sebagai tiang pagar atau palisade
*      Lapisan tebawah dari epidermis (membatasi epidermis dengan dermis)
*      Sel-selnya aktif bermitosis
*      Bersama-sama dengan stratum spinosum disebut juga stratum Malphigi
*      Terdapat melanosit yaitu sel dendritik yang membentuk melanin (melindungi kulit dari sinar matahari) ditandai dengan granula pigmen coklat tua di dalam sitoplasmanya.
b. Stratum spinosum
*      Disusun oleh sel polyhedral yang memipih semakin kea rah permukaan dengan inti ditengah
*      Sitoplasma sel penyusunnya membentuk tonjolan
*      Tonjolan ini pada sediaan nampak seperti duri karena pada pemrosesan sediaan sel mengkerut
*      Merupakan lapisan epidermis yang paling tebal
*      Ditemukan adanya sel Langhans


c. Stratum granulosum
*      Tersusun atas beberapa lapis sel pipih polygonal berinti
*      Granula sitoplasmanya basofilik (granula keratohialin)
d. Stratum lucidum
*     Terdapat pada kulit tebal
*     Tersusun atas sel-sel pipih eosinofilik tanpa inti
e. Stratum korneum
*      Merupakan lapisan terluar
*      Sel-sel penyusunnya merupakan sel pipih mati tak berinti
*      Mengalami keratinisasi
*      Membentuk lapisan padat yang kompak
*      Terdiri dari 20-25 lapis sel tanduk
Setiap kulit yang mati banyak mengandung keratin yaitu protein fibrous insoluble yang membentuk barier terluar kulit yang berfungsi untuk :
1. Mengusir mikroorganisme patogen.
2. Mencegah kehilangan cairan yang berlebihan dari tubuh.
3. Unsure utam yang mengerskan rambut dan kuku.
Setiap kulit yang mati akan terganti tiap 3- 4 minggu. Dalam epidermis terdapat 2 sel yaitu :
1. Sel merkel.
Fungsinya belum dipahami dengan jelastapi diyakini berperan dalam pembentukan kalus dan klavus pada tangan dan kaki.
2. Sel langerhans.
Berperan dalam respon – respon antigen kutaneus.
Epidermis akan bertambah tebal jika bagian tersebut sering digunakan.
Persambungan antara epidermis dan dermis di sebut rete ridge yang berfunfgsi sebagai tempat pertukaran nutrisi yang essensial. Dan terdapat kerutan yang disebut fingers prints.
2.  DERMIS
Dermis tersusun atas jaringan ikat yang menghubungkan epidermis dengan jaringan subkutan. Dermis dapat dibedakan atas lapisan papiler yang tersusun atas jaringan ikat longgar dan lapisan retikuler yang terletak lebih dalam. Lapisan papiler yang menjorok ke lapisan epidermis disebut dengan dermal papillae. Batas antara lapisan retikuler dan papiler tidak begitu jelas, tetapi dapat diamati dari serabut kolagen yang lebih jarang pada lapisan papiler. Lapisan reticular tersusun atas jaringan ikatpadat tak teratur tersusun atas serabut kolagen dan elastis. Susunan serabut di dalam dapat diamati dengan pewarnaan khusus.
3. JARINGAN SUBKUTAN ATAU HIPODERMIS / SUBCUTIS.

- Lapisan terdalam yang banyak mengandung sel liposit yang menghasilkan banyak lemak.
- Merupakn jaringan adipose sebagai bantalan antara kulit dan setruktur internal seperti otot dan    tulang.
- Sebagai mobilitas kulit, perubahan kontur tubuh dan penyekatan panas.
- Sebagai bantalan terhadap trauma.
- Tempat penumpukan energi.
Alat-alat tambahan pada kulit merupakan derivate epidermis. Kuku, rambut, kelenjar minyak dan keringat merupakan alat-alat tambahan pada manusia, sedangkan pada Vertebrata lain contohnya adalah bulu, cakar, sisik, dan kelenjar garam.
*      RAMBUT
Terdapat di seluruh kulit kecuali telapak tangan kaki dan bagian dorsal dari falang distal jari tangan, kaki, penis, labia minora dan bibir.
Terdapat 2 jenis rambut :
a. rambut terminal ( dapat panjang dan pendek.)
b. Rambut velus( pendek, halus dan lembut).
Fungsi rambut :
1. melindungi kulit dari pengaruh buruk:Alis mata melindungi mata dari keringat agar tidak mengalir ke mata, bulu hidung (vibrissae)
2. menyarig udara.
3. serta berfungsi sebagai pengatur suhu
4. pendorong penguapan keringat dan
5. indera peraba yang sensitive.

Rambut terdiri dari akar rambut ( sel tanpa keratin) yang tertanam di kulit dan helai rambut ( terdiri sel keratin ) yang berada di luar kulit. Pada pemotongan melintang, helai rambut berbentuk bulat atau oval, dengan bagian paling dalam (bagian tengah) adalah medulla yang dikelilingi oleh bagian korteks, dan bagian terluar yang tipis (kutikula rambut). Pigmen rambut terutama ditemukan di bagian korteks. Akar rambut menggembung di bagian paling ujung membentuk hair bulb, dengan tonjolan dermis konikel ke dalam hair bulb membentuk papilla. Di dalam papilla terdapat pembuluh darah. Akar rambut diselubungi oleh selubung dalam (inner epithelial root sheath) yang berhubungan dengan permukaan epidermis, dan selubung luar (outer epithelial root sheath) yang merupakan kelanjutan dari stratum Malphigi. Musculus erector pili adalah berkas otot polos yang dapat menyebabkan helai rambut tegak.
Bagian dermis yang masuk dalam kandung rambut disebut papil.
Terdapat 2 fase :
1. fase pertumbuhan (Anagen)
kecepatan pertumbuhan rambut bervariasi rambut janggut tercepat diikuti kulit kepela.
Berlangsung sampai dengan usia 6 tahun.
90 % dari 100.000 folikel rambut kulit kepala normal mengalami fase pertumbuhan pada satu saat.
2. Fase Istirahat( Telogen)
Berlangsung + 4 bulan, rambut mengalami kerontokan
50 – 100 lembar rambut rontok dalam tiap harinya.
Gerak merinding jika terjadi trauma , stress, disebut dengan Piloereksi.
Warna rambut ditentukan oleh jumlah melanin .
Pertumbuhan rambut pada daerah tertentu dikontrol oleh hormon seks( rambut wajah, janggut, kumis, dada, punggung) di kontrol oleh Hormon Androgen.
Kuantitas dan kualitas distribusi ranbut ditentukan oleh kondisis Endokrin.
Hirsutisme ( pertumbuhan rambut yang berlebihan pada S. Cushing(wanita).

*      KUKU
Permukaan dorsal ujung distal jari tangan atau kaki tertdapat lempeng keatin yang keras dan transparan.tumbuh dari akar yang disebut kutikula.
Berfungsi mengangkat benda – benda kecil.
Pertumbuhan rata- rata 0,1 mm / hari.pembaruan total kuku jari tangan : 170 hari dan kuku kaki: 12- 18 bulan.
KELENJAR – KELENJAR PADA KULIT
1. Kelenjar Sebasea
Berfungsi mengontrol sekresi minyak ke dalam ruang antara folikel rambut dan batang rambut yang akan melumasi rambut sehingga menjadi halus lentur dan lunak. Bagian sekretori kelenjar sebasea tersusun atas epitel kuboid dengan nucleus bulat pada bagian yang dekat dengan membrane basalis, yang semakin ke arah tengah semakin besar dan mengandung banyak lemak dan nucleus semakin menghilang.
2. Kelenjar keringat
Kelenjar keringat menghasilkan keringat. Banyaknya keringat yang dikeluarkan dapat mencapai 2.000 ml setiap hari, tergantung pada kebutuhan tubuh dan pengaturan suhu. Keringat mengandung air, garam, dan urea. Fungsi lain sebagai alat ekskresi adalah sebgai organ penerima rangsangan, pelindung terhadap kerusakan fisik, penyinaran, dan bibit penyakit, serta untuk pengaturan suhu tubuh.
Pada suhu lingkungan tinggi (panas), kelenjar keringat menjadi aktif dan pembuluh kapiler di kulit melebar. Melebarnya pembuluh kapiler akan memudahkan proses pembuangan air dan sisa metabolisme. Aktifnya kelenjar keringat mengakibatkan keluarnya keringat ke permukaan kulit dengan cara penguapan. Penguapan mengakibatkan suhu di permukaan kulit turun sehingga kita tidak merasakan panas lagi. Sebaliknya, saat suhu lingkungan rendah, kelenjar keringat tidak aktid dan pembuluh kapiler di kulit menyempit. Pada keadaan ini darah tidak membuang sisa metabolisme dan air, akibatnya penguapan sangat berkurang, sehingga suhu tubuh tetap dan tubuh tidak mengalami kendinginan. Keluarnya keringat dikontrol oleh hipotalamus.
Kelenjar keringat diklasifikasikan menjadi 2 kategori:
a. Kelenjar Ekrin terdapat disemua kulit.
Melepaskan keringat sebgai reaksi penngkatan suhu lingkungan dan suhu tubuh.
Kecepatan sekresi keringat dikendalkan oleh saraf simpatik.pengekuaran keringat oada tangan, kaki, aksila, dahi, sebagai reaksi tubuh terhadap setress, nyeri dll.
b. Kelenjar Apokrin.
Terdapat di aksil, anus, skrotum, labia mayora, dan berm,uara pada folkel rambut.
Kelenjar ininaktif pada masa pubertas,pada wanita akan membesar dan berkurang pada siklus haid.
Kelenjar Apokrin memproduksi keringat yang keruh seperti susu yang diuraikan oleh bajkteri menghasilkan bau khas pada aksila.
Pada telinga bagian luar terdapat kelenjar apokrin khusus yang disebut kelenjar seruminosa yang menghasilkan serumen(wax).
Bagian sekretori kelenjar keringat merupakan epitel selapis yang terdiri dari sel-sel terang (clear cell) dan sel-sel gelap (dark cell). Sel-sel terang meluas pada dasar dan menyempit pada arah luminal sedangkan sel-sel gelap sempit di dasar dan meluas pada permukaan luminal. Se-sel miopitel Nampak di antara membrane basalis dengan bagian basal sel.
FUNGSI KULIT SECARA UMUM.


1.      SEBAGAI PROTEKSI.

- Masuknya benda- benda dari luar (benda asing ,invasi bacteri.)
- Melindungi dari trauma yang terus menerus.
- Mencegah keluarnya cairan yang berlebihan dari tubuh.
- Menyerap berbagai senyawa lipid vit A dan D yang larut lemak.
- Memproduksi melanin mencegah kerusakan kulit dari sinar UV.


2. PENGONTROL/PENGATUR SUHU.

- Vasokonstriksi pada suhu dingn dan dilatasi pada kondisi panas peredaran darah meningkat terjadi penguapan keringat.

Proses hilangnya panas dari tubuh:

- Radiasi: pemindahan panas ke benda lain yang suhunya lebih rendah.
- Konduksi : pemindahan panas dari ubuh ke benda lain yang lebih dingin yang bersentuhan dengan tubuh.
- Evaporasi : membentuk hilangnya panas lewat konduksi
- Kecepatan hilangnya panas dipengaruhi oleh suhu permukaan kulit yang ditentukan oleh peredaran darah kekulit.(total aliran darah N: 450 ml / menit.)

3. SENSIBILITAS

- mengindera suhu, rasa nyeri, sentuhan dan rabaaan.
4. KESEIMBANGAN AIR

- Sratum korneum dapat menyerap air sehingga mencegah kehilangan air serta elektrolit yang berlebihan dari bagian internal tubuh dan mempertahankan kelembaban dalam jaringan subcutan.
- Air mengalami evaporasi (respirasi tidak kasat mata)+ 600 ml / hari untuk dewasa.

5. PRODUKSI VITAMIN.

- Kulit yang terpejan sinar Uvakan mengubah substansi untuk mensintesis vitamin D.

2 komentar: